Majene, 23 Agustus 2026 — Kemampuan berbahasa, berpikir kritis, dan membangun argumentasi mengantarkan tiga mahasiswa Program Studi Bahasa dan Sastra Arab (BSA) STAIN Majene, yakni Saiful Anwar, Reza Risaldi, dan Fajrul Islam, meraih Juara II cabang Debat Bahasa Arab dalam ajang Kemah Bahasa Arab (KBA) VI se-Indonesia Timur.
Debat Bahasa Arab menjadi salah satu cabang yang memiliki tantangan tersendiri karena peserta dituntut mampu menyampaikan gagasan secara sistematis menggunakan Bahasa Arab. Selain penguasaan bahasa, peserta juga membutuhkan kemampuan berpikir kritis, menyusun argumentasi, merespons pendapat lawan, serta bekerja sama dalam tim.
Saiful Anwar, Reza Risaldi, dan Fajrul Islam tampil sebagai satu tim dengan menunjukkan kekompakan dan kemampuan argumentasi selama kompetisi. Perpaduan kemampuan ketiganya berhasil mengantarkan tim STAIN Majene meraih Juara II dalam persaingan bersama mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi se-Indonesia Timur.
Capaian tersebut menjadi prestasi yang membanggakan bagi STAIN Majene, khususnya Program Studi Bahasa dan Sastra Arab. Prestasi ini menunjukkan bahwa kemampuan Bahasa Arab yang diperoleh melalui proses akademik dapat diaplikasikan dalam forum kompetitif yang membutuhkan kemampuan komunikasi, analisis, dan keberanian menyampaikan gagasan.
Keberhasilan tersebut juga menjadi gambaran bahwa pembelajaran Bahasa Arab tidak berhenti pada kemampuan memahami teori, tetapi dapat dikembangkan menjadi keterampilan praktis dalam berkomunikasi dan berargumentasi. Hal ini sejalan dengan upaya pengembangan kompetensi mahasiswa BSA dalam menghadapi berbagai tantangan akademik dan kompetisi.
Raihan Juara II Debat Bahasa Arab menjadi salah satu capaian yang turut mengharumkan nama STAIN Majene dalam KBA VI. Prestasi tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus meningkatkan kemampuan Bahasa Arab sekaligus mengembangkan daya kritis dan kepercayaan diri dalam berkompetisi.